Pro dan Kontra Autonomous Weapon Systems Dalam Konteks Hukum Humaniter Internasional
Literasi Hukum - Mengkaji pro dan kontra Autonomous Weapon Systems (AWS) dalam kerangka Hukum Humaniter Internasional. Analisis ini membahas tantangan yang ditimbulkan oleh 'robot pembunuh' terhadap p...
Catatan Opini
Artikel opini ini ditulis oleh kontributor/kolumnis. Pandangan yang disampaikan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis dan tidak selalu mewakili pandangan redaksi.
PROGRAM KONTRIBUTOR
Anda bisa menjadi kolumnis di Literasi Hukum.
Kirim tulisan opini/analisis hukum Anda. Jika tayang, Anda berpeluang memperoleh payout/honor sesuai ketentuan.
Daftar Isi
Bagian 3/3: Prinsip Hukum Humaniter Internasional yang Bertentangan dengan AWS
Indiscriminate by Natureatau prinsip yg melarang serangan yang tidak pandang bulu, sebagaimana ditemukan dalam pasal 51 ayat (4) huruf b dan c Protokol Tambahan ke-1 Tahun 1977 yang menyatakan bahwa “Serangan yang tidak pandang bulu ialah serangan yang mana alat atau caranya itu tidak dapat mengarah kepada objek militer secara spesifik”, serta huruf c yang menyatakan, “Serangan yang tidak pandang bulu ialah serangan yang mana efek dari alat atau cara yang digunakan dalam sebuah konflik bersenjata tidak dapat dibatasi sebagaimana disyaratkan oleh protokol ini.” Cara kerja AWS pada nyatanya telah menimbulkan perdebatan di masyarakat. internasional dan saat ini telah dibahas oleh . Dimana sejalan dengan pendapat dariDisarmament and International Security (First Committee)AWS memenuhi syarat dan sesuai dengan prinsip ini. Hal ini dikarenakan cara kerja AWS yang pada dasarnya memiliki sebuah tingkat akurasi yang tinggi dalam menentukan target sasaran, yaitu mencapai 98,5%, sehingga jika AWS ini tidak diperlengkapi dengan amunisi berbahaya, layaknya senjata kimiawi atau biologis maka dikatakan sesuai dengan prinsip HHI. Sumber:Army of None: Autonomous Weapones and the Future Of War.Menunjukan bahwa AWS modern dilengkapi dg sistem pengenalan target canggih yg dapat membedakan kombatdan dan non kombatdan dg tingkat akurasi mencapai 98,5%, jauh melampaui kemampuan rata² prajurit manusia dalam situasi pertempuran intensif.
Apabila berkaca pada implementasi dari AWS itu sendiri, sejauh ini sudah terdapat beberapa bukti keberhasilan dari penggunaan AWS tanpa melanggar prinsip-prinsip hukum humaniter internasional. Seperti yang pertama, Phalanx CIWS (Close-In Weapon System) dan SeaRAM(Sea Rolling Airframe Missile)dari Amerika Serikat adalah sistem pertahanan kapal yang bekerja secara otomatis untuk menembak jatuh rudal dan pesawat musuh yang mengancam kapal perang. Phalanx CIWS dikembangkan olehGeneral Dynamicspada tahun 1970-an dan kini digunakan di lebih dari 25 negara. Berdasarkan laporan Naval News pada 12 Agustus 2023, sistem ini telah digunakan oleh Angkatan Laut AS di Laut Merah untuk menghadapi ancaman drone dan rudal balistik. Dengan fungsi murni defensif, Phalanx dan SeaRAM tidak melanggar prinsip proportionality dalam HHI, karena tidak menyerang manusia secara langsung dan hanya bertindak saat kapal berada dalam bahaya. Kedua,Maritime Mine Counter Measures (MMCM)milik Inggris adalah contoh lain AWS yang digunakan untuk tujuan damai dan kemanusiaan. Sistem ini dikembangkan oleh Thales Group bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Inggris dan Prancis untuk mendeteksi dan menetralkan ranjau laut yang berbahaya. Menurut laporanUK Ministry of Defencepada 5 Juni 2022, AWS ini telah diuji coba di perairan Teluk Inggris dan berhasil mengidentifikasi serta mengeliminasi lebih dari 50 ranjau aktif dalam misi gabungan NATO. Keberadaan MMCM sangat krusial dalam menjaga keamanan maritim, terutama bagi kapal dagang dan nelayan yang sering menjadi korban ranjau laut yang tersisa dari konflik.
Dukungan
• Literasi Hukum Indonesia
Baca lebih nyaman, sekaligus dukung literasi.
Gabung Membership atau kirim artikel Anda untuk dipublikasikan.
Membership
Baca tanpa iklan, lebih fokus, dan akses fitur premium.
Kirim Artikel
Kirim tulisan Anda—kami kurasi dan bantu publikasi. Jika tayang, Anda berkesempatan memperoleh poin/payout sesuai ketentuan.
Tulis komentar