Sistem Konstitusi Rusia

Pembaruan Konstitusi Federasi Rusia dibentuk pada tahun 1993 sebagai perubahan bentuk negara Rusia menjadi negara Federasi mulai berlaku setelah melalui publikasi dalam “Rusia koran” pada tanggal 25 Desember 1993. Tepatnya tanggal 12 Desember 1993 hasil suara perubahan dalam rancangan Konstitusi Federasi Rusia yang dikenal dengan istilah “The popular vote” dinyatakan bulat dan disahkan dalam Keputusan Presiden Rusia tertanggal 15 Oktober 1993 Nomor 1633.


Pada tahun 2008 terjadi amandemen substansial pertama Konstitusi Rusia tahun 1993 sekaligus memperpanjang masa jabatan Presiden Rusia dan Negara Duma dari empat hingga enam dan lima tahun, masing-masing yang diusulkan pada November 2008 dan mulai berlaku pada tanggal 31 Desember 2008. Hal tersebut berawal dari sedikit penyesuaian mengenai penamaan atau penggabungan kekuasaan federal yang membutuhkan prosedur lebih sederhana.


Saat ini, Konstitusi Federasi Rusia terdiri dari pembukaan dan dua bagian. Dalam pembukaan menyatakan bahwa masyarakat Rusia menerima konstitusi yang menjamin nilai-nilai demokratis dan kemanusiaan di dunia modern. Bagian pertama terdiri dari 9 bab dan 137 pasal yang menjelaskan dasar sistem politik, sosial, hukum, ekonomi dan sosial, hak-hak dasar dan kebebasan, struktur kelembagaan Rusia, status otoritas publik, serta prosedur peninjauan kembali konstitusi dan membuat perubahan di dalamnya. Bagian kedua mendefinisikan ketentuan final dan transisi yang merupakan dasar dari kelanjutan stabilitas norma-norma konstitusional dan hukum.


Menurut Pasal 11 dari Konstitusi, kekuasaan negara Rusia dilakukan oleh kepala negara yaitu seorang presiden serta pengawas koordinasi fungsi dan interaksi lembaga negara dalam badan-badan federal yang tidak secara langsung terkait dengan pemerintah pusat. Sistem parlemen di Federasi Rusia menganut bikameral yang terdiri dari dua kamar badan legislatif dan representatif yaitu Dewan Federasi dan Negara Duma. Pemerintah Federasi Rusia merupakan kepala sistem kewenangan eksekutif dari Federasi Rusia. Kemudian, pengadilan di Rusia dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung, Pengadilan Agung Arbitrase dan pengadilan-pengadilan federal lainnya untuk menjalankan kekuasaan peradilan. Dalam hal penyelenggaraan pemerintahan Rusia didasarkan pada pemisahan kekuasaan serta independensi dari legislatif, eksekutif dan yudikatif.