Berita

Sejarah Bangka Belitung: Budaya Dan Tradisi di Kepulauan Timur Sumatra

Literasi Hukum – Ada sesuatu yang membuat Bangka Belitung selalu terasa berbeda ketika saya berkunjung ke sana. Mungkin karena perpaduan pantai-pantai biru yang tenang, kampung-kampung nelayan yang ramah, atau cerita-cerita tua yang kerap saya dengar dari masyarakat lokal. Setiap sudutnya seperti menyimpan potongan masa lalu yang masih hidup sampai sekarang. Wilayah yang hari ini terkenal […]

Quo Vadis PBPI: Menakar Legitimasi dan Batas Kewenangan Organisasi Padel di Bawah Naungan UU Keolahragaan Baru

Literasi Hukum – Derap perkembangan olahraga di Indonesia menunjukkan dinamika yang pesat, tidak hanya dalam hal prestasi tetapi juga dalam tata kelola organisasinya. Salah satu fenomena menarik belakangan ini adalah popularitas olahraga Padel. Olahraga raket yang merupakan hibridisasi antara tenis dan squash ini dengan cepat menarik minat masyarakat, memicu menjamurnya fasilitas dan meningkatnya intensitas penyelenggaraan […]

Opini

Kasus Hermawan Susanto: Analisis Kritis Pasal Makar & Vonis Penggal Jokowi

Literasi Hukum – Bagaimana sebuah kalimat emosional di tengah demo bisa berujung vonis 104 KUHP tentang makar? Analisis kritis kasus Hermawan Susanto dan batas kebebasan berekspresi. Viral dalam Hitungan Detik Panas terik menyengat Jakarta pada 10 Mei 2019. Di depan Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, ribuan massa berdesakan. Aroma keringat, asap knalpot, dan teriakan […]

Recently

Asas Retroaktif Kasus Bom Bali: Melanggar UUD 1945 Demi Keadilan?

Polemik penerapan hukum dalam kasus Bom Bali 2002 menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah hukum pidana Indonesia. Pemerintah memberlakukan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme secara retroaktif untuk menghukum para pelaku, sebuah langkah yang dianggap melanggar asas legalitas dan prinsip non-retroaktif sebagaimana diatur dalam KUHP dan UUD 1945. Kajian ini menyoroti ketegangan antara kebutuhan negara menjaga keamanan nasional dengan kewajiban menjunjung tinggi rule of law dan hak asasi manusia. Melalui analisis kritis, tulisan ini menilai bagaimana praktik hukum luar biasa (extraordinary legal measures) dapat mengancam fondasi negara hukum jika tidak dibatasi secara konstitusional, serta menawarkan rekomendasi reformasi agar penegakan hukum di masa depan tetap adil, konsisten, dan berlandaskan prinsip keadilan prosedural.

Kisruh Muktamar PPP: Rommy Bantah Klaim Aklamasi Mardiono sebagai Ketua Umum

Jakarta, LiterasiHukumCom – Dinamika politik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memanas setelah Ketua Majelis Pertimbangan Partai, Muhammad Romahurmuziy (Rommy), membantah dengan tegas klaim Muhammad Mardiono yang menyatakan dirinya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPP periode 2025-2030. Menurut Rommy, klaim yang beredar pada Sabtu malam (27/9) tersebut tidak benar karena proses Muktamar ke-10 PPP masih […]

More posts
Sampaikan Analisis Anda

Platform kami menyediakan ruang bagi pandangan yang mendalam dan analisis konstruktif. Kirimkan naskah Anda dan berikan dampak melalui tulisan yang mencerahkan.

Sampaikan Analisis Hukum Anda Tutup Kirim Naskah Opini