JAKARTA, Literasi Hukum Presiden Prabowo Subianto mengundang para presiden dan wakil presiden terdahulu untuk silaturahmi dan berdiskusi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam. Sejumlah tokoh nasional—mulai dari SBY, Jokowi, Jusuf Kalla (JK), hingga Ma’ruf Amin dan Boediono—terlihat hadir memenuhi undangan tersebut.

Pertemuan ini juga diikuti sejumlah ketua umum partai politik parlemen, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, serta mantan menteri luar negeri. Menurut keterangan pihak Istana, Presiden ingin mendengar pandangan para tokoh dan bertukar pikiran mengenai situasi terkini.

Tokoh-Tokoh Mulai Berdatangan Sejak Pukul 19.00 WIB

Berdasarkan laporan di lapangan, tamu undangan mulai berdatangan sekitar pukul 19.00–19.15 WIB. Di antara yang disebut tiba lebih awal adalah JK, Ma’ruf Amin, dan Boediono, disambut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Menyusul kemudian Presiden ke-7 Joko Widodo dan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Prabowo disebut keluar untuk menyambut langsung kedatangan SBY. Wapres Gibran Rakabuming Raka juga hadir di kompleks Istana.

Istana: Ajang Silaturahmi dan Tukar Pandangan, Ada Ketum Parpol dan Eks Menlu

Seskab Teddy Indra Wijaya menjelaskan pertemuan ini merupakan undangan Presiden kepada para tokoh untuk berdiskusi dan bersilaturahmi, termasuk kepada para mantan menteri luar negeri serta ketua umum partai politik parlemen.

Sejumlah media juga melaporkan kehadiran ketua umum parpol parlemen seperti Surya Paloh (NasDem), Zulkifli Hasan (PAN), serta tokoh partai lain, dan ada pula eks Menlu seperti Marty Natalegawa serta Alwi Shihab.

Rangka “Ruang Diskusi Nasional” Hadapi Isu Strategis

Antara melaporkan pertemuan lintas generasi pemimpin ini diposisikan sebagai ruang diskusi nasional untuk membahas isu-isu strategis, termasuk antisipasi dampak dinamika geopolitik.

Setelah pertemuan, sejumlah laporan menyebut para tokoh meninggalkan kompleks Istana secara bergantian; di antaranya Jokowi dan Gibran terlihat meninggalkan Istana dalam satu mobil.

Berita ini merupakan hasil sintesis informasi dari sejumlah sumber kredibel untuk menghadirkan laporan yang terverifikasi, utuh, dan berimbang kepada pembaca.