Ditulis oleh: Sintarda Hari (Mahasiswa Prodi Hukum Universitas Sriwijaya)
Literasi Hukum - Artikel ini membahasan mengenai perjalanan hak asasi manusia dalam tatanan sejarah dan politik hukum. Yuk Simak penjelasannnya!
Kebebasan yang Digapai dalam Hak Asasi Manusia
Kebebasan merupakan sebuah perjuangan yang telah manusia coba miliki demi memberikan harkat dan martabat pada dirinya. Oleh sebab itu untuk menggapainya manusia cenderung akan berseteru demi kebebasan, beberapa diantaranya melalui pengorbanan selama abad ke-20. Gerakan dekolonisasi pada abad tersebut merupakan sejarah umat manusia demi merebut mahkota kebebasan, seperti yang dikatakan oleh sejarawan US Will Durant yang mengatakan “peradaban dimulai dengan perintah, tumbuh dengan kebebasan, dan mati dengan kekacauan”.
Dengan adanya kebebasan, hidup manusia memiliki banyak pilihan. Dalam konteks ini pilihan itu adalah pertanda adanya otoritas dan kedaulatan yang membuat manusia memiliki martabat sehingga seorang individu dapat menentukan apa yang ia kehendaki. Oleh sebab itu kebebasan menjadi lahan subur bagi kreativitas, ekspresi, dan keleluasaan hingga melahirkan dinamika, sehingga itulah mengapa pemikiran, teori, dan dokumen mengenai Hak Asasi Manusia baik klasik atau kontemporer memberikan aspek kebebasan sebagai tempat utama.
Dokumen pertama yang tertulis mengenai Hak Asasi Manusia secara khusus,…
Komentar
0Bagikan perspektif Anda secara sopan, relevan, dan fokus pada isi artikel. Komentar tampil setelah moderasi.
Ikut berdiskusi
Tulis tanggapan yang jelas, sopan, dan tetap pada topik pembahasan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Komentar akan muncul setelah dimoderasi.