Percepatan Pengujian Formil sebagai Bentuk Perjuangan Rakyat

Sebagaimana yang sudah ditentukan melalui Pasal 28C ayat (2) UUD 1945 bahwa “Setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun Masyarakat, bangsa dan negaranya”. Dengan momen ini, Pengujian Formil Putusan MK No. 90/PUU-XXI/2023 merupakan bentuk perjuangan hak Masyarakat secara kolektif setelah dirugikan secara konstitusional. Menurut John L Esposito dalam sistem demokrasi, semua orang berhak berpatisipasi, baik aktif maupun mengontrol kebijakan yang dikeluarkan pemerintah”.

Artinya, Masyarakat dapat secara aktif untuk membatalkan putusan MK ini melalui pengujian formil sepanjang bertujuan untuk mengontrol kebijakan yang tidak merenggut hak konstitusional Masyarakat. Tujuan lain dari pembatalan Putusan MK No. 90/PUU-XXI/2023 dikarenakan bertentangan dengan asas hukum nemo judex idoneus propria causa yang artinya bahwa seorang hakim tidak boleh memeriksa, mengadili, dan memutus suatu perkara yang terkait dengan kepentingan dirinya.1

Berdasarkan Pertimbangan Putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) Nomor 5/MKMK/L/11/2023 sudah seharusnya, Hakim konstitusi sebagai negarawan memiliki sense of ethics, perasaan etis yang muncul dari dalam kesadaran Nurani dan sanubari masing-masing Hakim konstitusi, untuk berinisiatif mengambil sikap mengundurkan diri dari pemeriksaan dan pengambilan keputusan terhadap suatu perkara manakala dirinya sebagai hakim konstitusi tidak akan dapar bersikap obyektif dan adil oleh karena perkara tersebut berhubungan atau setidak-tidaknya memiliki kepentingan langsung personal dirinya dan/atau anggota keluargannya”.

Logika umumnya, penyebab utama Putusan MK No. 90/PUU-XXI/2023 adalah adanya masalah procedural dalam pengujian tersebut atas adanya Konflik kepentingan itu. Penulis sependapat dengan pertimbangan MKMK bahwa sense of ethics yang rendah akan menghilangkan inisiatif mengambil sikap mengundurkan diri dari pemeriksaan apabila memiliki kepentingan langsung dengan anggota keluarganya.