1. Fungsi Pengawasan (Surveillance)

Fungsi pengawasan dalam media massa dibagi dalam 2 bentuk, yakni:

a. Pengawasan Peringatan (Warning or Beware Surveillance)

Fungsi ini terjadi ketika media massa memberikan informasi terkait adanya ancaman, baik itu berupa bencana alam, seperti gunung meletus, angin topan, maupun tayangan yang memperlihatkan kondisi memprihatinkan, seperti inflasi atau adanya serangan militer.

b. Pengawasan Instrumental (Instrumental Surveillance)

Pengawasan instrumental merupakan fungsi media massa untuk menyampaikan atau menyebarkan informasi yang dapat membantu masyarakat dalam kehidupan sehari- hari.

2. Fungsi Penafsiran (Interpretation)

Media massa  tidak hanya menyajikan fakta dan data kepada masyarakat, melainkan juga memberikan penafsiran terhadap kejadian-kejadian penting. Hal ini bertujuan untuk mengajak para pembaca atau pemirsa untuk memperluas wawasan serta memberikan pembahasan secara lebih mendalam melalui komunikasi antarpersonal atau komunikasi kelompok.

3. Fungsi Pertalian (Linkage)

Media massa dapat menyatukan anggota masyarakat yang beragam, sehingga dapat membentuk pertalian (linkage) berdasarkan kepentingan serta minat yang sama terhadap sesuatu.

4. Fungsi Penyebaran Nilai-Nilai (Transmission of Values)

Fungsi ini juga disebut juga fungsi sosialisasi (socialization). Sosialisasi mengacu pada kondisi di mana individu tergerak untuk mengadopsi perilaku atau nilai dari suatu kelompok.

5. Fungsi Hiburan (Entertainment)

Media massa sebagai sarana entertaintment bertujuan untuk mengurangi ketegangan pikiran dari masyarakat atau netizen. Fungsi ini dapat berupa sajian berita-berita ringan atau tayangan video yang menghibur.

Pers dan media massa secara sekilas memang terlihat sama. Namun, terdapat perbedaan yang mendasar antara kedua istilah tersebut. Pers merupakan lembaga yang memproduksi atau menerbitkan suatu informasi, sedangkan media massa adalah sarana yang menyebarkan produk dari pers.

Akan tetapi, baik pers maupun media massa keduanya memiliki urgensi serta peran yang penting dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia.