Urgensi Verifikasi Bukti Digital di Era Disrupsi AI
Artikel ini membahas ancaman AI terhadap keaslian bukti digital serta urgensi verifikasi forensik demi menjaga integritas peradilan pidana.
Artikel dari semua kolom — berita, opini, materi, editorial, dan ruang publik — yang membahas topik ini.
Artikel ini membahas ancaman AI terhadap keaslian bukti digital serta urgensi verifikasi forensik demi menjaga integritas peradilan pidana.
Kasus di Magelang, Jawa tengah, menjadi bukti nyata bahwa praktik salah tangkap masih terus terjadi dalam sistem peradilan pidana Indonesia.
Aturan perjanjian penundaan penuntututan telah resmi diatur dalam KUHAP Baru untuk pemidanaan korporasi yang lebih efisien
Plea Bargaining dalam hukum pidana Indonesia: pengertian, mekanisme, jenis, dasar hukum, kelebihan, kekurangan, serta penerapannya
Memahami Noodweer (Pasal 49 KUHP) dan Noodweer Excess (Pasal 49 ayat 2 KUHP) sebagai alasan penghapus pidana dalam pembelaan terpaksa di Indonesia.
Praperadilan adalah mekanisme menguji sah tidaknya upaya paksa aparat. Pelajari objek, prosedur, dan perubahan besar dalam KUHAP Baru 2025.
Kebijakan publik yang tertutup berisiko memicu penolakan, pengujian hukum, dan krisis legitimasi. Generasi muda harus dilibatkan secara bermakna.
KUHAP baru berpotensi korupsi? Opini hukum tentang celah monopoli penyidikan & upaya paksa tanpa izin yang mengancam keadilan.
KUHAP 2025 menggantikan KUHAP 1981. Simak 12 perubahan penting soal tersangka, advokat, korban, bukti elektronik, dan putusan hakim.
Artikel ini mengulas HAM sebagai pembatas kekuasaan negara di tengah reformasi KUHP dan KUHAP yang memperluas diskresi aparat dan mengancam kebebasan sipil.