Literasi Hukum - Dalam menjalankan pemerintahan, setiap negara memiliki sistem pemerintahan yang diterapkan di negaranya. Demokrasi saat ini masih menjadi suatu sistem pemerintahan yang dianggap sebagai sistem pemerintahan terbaik.
Berkenalan Kembali dengan Demokrasi
Demokrasi berasal dari kata ‘demos’ yang berarti rakyat dan ‘kratos’ yang berarti kekuatan dan apabila digabung maka akan membentuk kata ‘demokratia’ yang berarti kekuatan rakyat, namun beberapa literatur juga menyebut demokrasi berarti pemerintahan oleh rakyat. Berawal ketika tahun 507 SM, pemimpin Athena saat itu Cleisthenes pertama kali memperkenalkan istilah demokrasi yang merupakan sistem reformasi politik. Titik awal demokrasi saat itu ialah para rakyat berkumpul untuk menyampaikan kekhawatiran serta aspirasi mereka secara langsung dihadapan pemimpin mereka.
Salah satu hal yang mendasari perbedaan antara demokrasi dengan sistem pemerintahan lain ialah mengedepankan keterlibatan rakyat dalam menjalankan siklus pemerintahan. Tak hanya itu, demokrasi juga memiliki beberapa prinsip yang dijadikan nilai-nilai yang diperlukan untuk mengembangkan suatu bentuk pemerintahan yang demokratis, antara lain ialah:
- Kedaulatan rakyat;
- Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah;
- Kekuasaan mayoritas;
- Hak-hak minoritas;
- Jaminan Hak Asasi Manusia;
- Pemilihan yang bebas, adil, dan jujur;
- Persamaan di depan hukum;
- Proses hukum yang wajar;
- Pembatasan pemerintah secara konstitusional;
- Pluralisme sosial, ekonomi, dan politik;
- Nilai-nilai toleransi, pragmatisme, kerja sama, dan mufakat
Jangan Terlena dengan Kelebihannya, Pahami juga Kekurangannya
Memang benar bahwa setiap sistem pemerintahan dalam setiap negara mempunyai kelebihan dan kekurangan tanpa terkecuali demokrasi. Alasan mengapa demokrasi masih dianggap menjadi sistem pemerintahan terbaik di dunia saat ini adalah karena beberapa kelebihan yang dimiliki oleh sistem demokrasi diantaranya ialah demokrasi dianggap lebih adil karena selalu melibatkan rakyat, demokrasi juga dianggap selalu menjunjung Hak Asasi Manusia (HAM), demokrasi juga menjadi salah satu sistem yang mencegah adanya penyalahgunaan kekuasaan yang dikhawatirkan merugikan rakyat.
Meskipun demokrasi dianggap sebagai sistem pemerintahan yang melindungi kepentingan rakyat dan menawarkan kebebasan serta partisipasi dalam setiap pengambilan keputusan, sistem demokrasi juga memiliki kekurangan layaknya sistem pemerintahan lain, salah satu kekurangan dari sistem demokrasi yaitu sering disebut dengan ‘Tirani Mayoritas’ adalah ketika kepentingan mayoritas mendominasi sepenuhnya dan kelompok minoritas seringkali diabaikan hak-hak yang dimilikinya.
Seorang filsuf yang namanya cukup terkenal yaitu Plato menganggap bahwa demokrasi yang tidak terdidik dikhawatirkan dapat menimbulkan adanya tirani mayoritas tanpa mempertimbangkan hak-hak dari minoritas yang tidak sesuai dengan keadilan dalam demokrasi. Tak hanya itu, demokrasi juga memiliki kekurangan lain seperti konflik kepentingan antara para politisi, dan juga proses demokrasi terkadang hanya menjadi obralan janji manis para politisi hanya agar mendapatkan suara rakyat, dan yang cukup krusial dalam kekurangan sistem demokrasi adalah rakyat selaku pemilih dalam demokrasi.
Tulis komentar