Menampilkan 31–37 dari 37 hasil
· ~16ms
Tips: gunakan kata kunci spesifik, mis. "KUHAP" atau "perbuatan melawan hukum".
Opini
• 15 Jul 2025
Koperasi Desa Merah Putih: Jebakan Hukum atau Terobosan Ekonomi?
literasihukum.com/kritik-program-koperasi-desa-merah-putih
Artikel ini membahas tentang pro kontra terkait progam prabowo gibran tentang koperasi desa merah putih
Opini
• 31 Jul 2025
Masuk Prolegnas Sejak 2004 : Bagaimana Nasib RUU PPRT?
literasihukum.com/masuk-prolegnas-sejak-2004-bagaimana-nasib-ruu-pprt
Menganalisis apa yang menjadi faktor utama RUU PPRT tak kunjung dirampungkan meski sudah lebih dari 20 tahun serta bagaimana Urgensi pengesahannya.
Opini
• 03 Sep 2025
33 Wakil Menteri Rangkap Jabatan, Putusan MK Jadi Pukulan Balik?
literasihukum.com/33-wakil-menteri-rangkap-jabatan-putusan-mk-jadi-pukulan-balik
33 Wamen ketahuan rangkap jabatan, MK turun tangan. Putusan ini bisa jadi momentum bersih-bersih, atau malah kompromi politik berkepanjangan.
Opini
• 27 May 2025
Politisasi Militer: Kolaborasi TNI dan Kejaksaan
literasihukum.com/politisasi-militer-kolaborasi-tni-dan-kejaksaan
Artikel ini membahas tentang kolaborasi baru antara TNI dan Kejaksaan perihal pengamanan aset dan gedung Kejaksaan yang menjadi kontroversial.
Opini
• 02 May 2025
Wacana Revisi Undang-Undang Polri dan Bagaimana Arah Kebebasan Ruang Digital Ke Depan?
literasihukum.com/wacana-revisi-undang-undang-polri
Mencuatnya wacana revisi Undang-Undang Polri yang tengah bergulir saat ini dipandang akan mempengaruhi iklim kebebasan berekspresi di ruang digital.
Opini
• 03 Sep 2025
Ketika Demokrasi Dibayar dengan Nyawa: Menyoal Kematian dalam Aksi Demo
literasihukum.com/ketika-demokrasi-dibayar-dengan-nyawa-menyoal-kematian-dalam-aksi-demo
Demo buruh dan mahasiswa Agustus 2025 menelan korban jiwa, jadi alarm negara menjaga hak demokrasi rakyat.
Opini
• 06 Apr 2026
Legalisasi Kekejaman Tambang di Kalimantan: Saat Hukum Melindungi Perusakan Lingkungan
literasihukum.com/hukum-yang-menyuburkan-kekejaman-tambang-yang-merampas-kalimantan
Sebuah negara layak disebut adil bukan karena ia kaya sumber daya, tetapi karena ia mampu menahan diri. Kalimantan hari ini adalah pengingat keras bahwa tanpa pembatasan hukum yang tegas, kekayaan alam berubah menjadi kutukan.