Beralih pada Imersi Sosial

Oleh karena itu, kebijakan penyelenggaraan Persiapan Keberangkatan LPDP harus segera direformasi secara radikal. Sudah saatnya kita meninggalkan metode "jalan pintas" militeristik dan beralih pada format pembekalan berbasis imersi sosial dan struktural.

Alih-alih dikarantina di pangkalan militer, para calon intelektual ini seharusnya diterjunkan langsung ke pusat-pusat realitas sosial. Biarkan mereka berinteraksi dengan komunitas akar rumput, membedah konflik agraria, melihat langsung sengketa lahan, atau berdialog dengan masyarakat adat yang ruang hidupnya terancam.

Pembekalan harus diisi dengan bedah kasus lintas disiplin, di mana calon magister hukum, teknik, ekonomi, dan kesehatan duduk bersama merumuskan solusi atas ketimpangan struktural yang terjadi di depan mata mereka. Dengan melihat langsung wajah asli ketidakadilan di Indonesia, para awardee ini akan berangkat ke luar negeri membawa rasa tanggung jawab moral yang otentik. Mereka akan memiliki alasan yang sangat kuat dan nyata untuk kembali pulang: bukan karena takut pada sanksi negara, melainkan karena panggilan nurani untuk memperbaiki sistem dan melayani rakyat yang telah membiayai mereka.

Beri mereka ruang sipil yang merdeka, dan biarkan nalar kritis mereka menjadi senjata utama dalam membela negara ini.