Menampilkan 21–27 dari 27 hasil
· ~0ms
Tips: gunakan kata kunci spesifik, mis. "KUHAP" atau "perbuatan melawan hukum".
Opini
• 02 Jul 2025
Krisis Ketaatan Hukum di Indonesia: Masalah Moral, Bukan Intelektual
literasihukum.com/krisis-ketaatan-hukum-di-indonesia-masalah-moral-bukan-intelektual
Mengapa masyarakat Indonesia sulit taat hukum? Analisis mendalam menunjukkan akar masalahnya bukan pada pengetahuan, tapi pada hukum yang telah kehilangan nilai keadilan dan moralitasnya
Opini
• 12 Jun 2025
Justice for Whom? English Dominance as a Barrier to Legal Access
literasihukum.com/justice-for-whom-english-dominance-as-a-barrier-to-legal-access
This article explores the dominance of the English language in international legal systems and its implications for global justice.
Opini
• 15 Sep 2025
RUU Perampasan Aset Harapan Baru Melawan Korupsi
literasihukum.com/ruu-perampasan-aset-harapan-baru-melawan-korupsi
RUU Perampasan Aset hadir sebagai solusi atasi korupsi: mekanisme perampasan aset tanpa vonis pidana. Efektifkah?
Opini
• 08 Nov 2025
Evaluasi 1 Tahun Prabowo-Gibran: Penegakan Hukum Hanya Omon-Omon
literasihukum.com/evaluasi-1-tahun-prabowo-gibran-hukum-omon-omon
Satu tahun telah berlalu sejak pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Opini
• 13 Nov 2025
Sorak Merdeka di Bawah Langit Jayapura
literasihukum.com/kasus-makar-luther-wrait-protes-otsus-gagal-papua
Analisis kritis kasus Luther Wrait menyoroti ketegangan antara kebebasan berekspresi dan penerapan pasal makar dalam konteks Papua.
Opini
• 06 Apr 2026
Revisi UU Pemilu Pasca Putusan MK: Kewajiban Konstitusional Mendesak?
literasihukum.com/revisi-uu-pemilu-pasca-putusan-mk-kewajiban-konstitusional-mendesak
Analisis implikasi putusan MK tentang presidential threshold dan urgensi revisi UU Pemilu untuk Pilpres 2029. Apa mandat konstitusionalnya?
Opini
• 26 Mar 2026
Ilusi Kebenaran Hukum: Cacat Formil dan Manipulasi Legislasi
literasihukum.com/ilusi-kebenaran-hukum-manipulasi-legislasi
Hukum kehilangan legitimasi saat proses legislasi dipenuhi manipulasi & kepentingan oligarki. Keadilan semu menggerogoti nalar publik.