1) Cara mengirim artikel
Pengiriman artikel dilakukan melalui dashboard penulis. Anda bisa mulai dari tombol Kirim Artikel di atas.
- Masuk atau daftar akun.
- Buka menu Dashboard → Artikel → Kirim Artikel.
- Pilih jenis artikel: Opini, Berita, Materi Hukum, atau Ruang Publik.
- Pilih kategori/topik maksimal 3 sesuai isi naskah.
- Isi Judul, Kata Kunci, Ringkasan opsional, dan Isi Artikel.
- Tambahkan rujukan melalui Referensi/Endnote dan sisipkan marker di paragraf terkait.
- Tambahkan cover jika perlu, lengkap dengan caption dan sumber gambar.
- Klik Kirim (Pending Review).
- Pantau status artikel di dashboard. Jika artikel terbit, Anda biasanya menerima email notifikasi.
2) Memilih jenis artikel
Agar tulisan masuk kanal yang tepat, pilih jenis artikel sesuai tujuan, gaya, dan ekspektasi redaksi.
Berita
- Tujuan: menyampaikan informasi faktual tentang peristiwa.
- Gaya: ringkas, objektif, 5W1H, minim opini.
- Wajib: sumber jelas seperti pernyataan resmi, dokumen, data, rilis, atau putusan.
- Contoh: perkembangan kasus, putusan baru, kebijakan pemerintah, konferensi pers.
Opini (hukum)
- Tujuan: analisis dan argumentasi penulis.
- Gaya: menjawab isu dengan kerangka hukum yang jelas.
- Wajib: rujukan jika menyebut klaim faktual.
- Contoh: analisis putusan, kritik kebijakan, isu pidana/perdata.
Materi Hukum
- Tujuan: edukasi atau panduan praktis yang lebih evergreen.
- Gaya: tutorial, poin-poin, definisi, contoh, atau checklist.
- Wajib: dasar hukum bila memberi penjelasan prosedur atau ketentuan.
- Contoh: cara menggugat, alur pidana, perbedaan lembaga, template konsep.
Ruang Publik
- Tujuan: tulisan publik di luar topik hukum.
- Gaya: naratif, opini umum, pengalaman, edukasi ringan, dan sejenisnya.
- Wajib: sopan, tidak mengandung fitnah, hoaks, atau ujaran kebencian.
- Contoh: pendidikan, teknologi, karier, komunitas, budaya, kesehatan.
Daftar kategori yang muncul di form sudah disesuaikan dengan jenis artikel. Jika kategori belum ada, Anda dapat mengetik kategori baru dan redaksi dapat merapikannya setelah artikel masuk.
3) Standar redaksi & etika
Wajib
- Orisinal, bukan salinan/copy-paste, dan tidak melanggar hak cipta.
- Rujukan jelas untuk kutipan, angka, pendapat faktual, UU, putusan, jurnal, buku, atau data resmi.
- Bahasa rapi dan sopan; hindari fitnah, ujaran kebencian, dan serangan personal.
- Transparan soal sumber gambar atau ilustrasi.
Berisiko ditolak
- Tulisan yang terlihat AI-generated, hasil parafrase otomatis, atau bergaya robotik.
- Plagiarisme, termasuk dari blog atau media lain tanpa izin.
- Rangkuman berita tanpa analisis hukum yang jelas.
- Judul clickbait atau isi yang tidak sesuai judul.
- Klaim hukum tanpa rujukan atau tanpa logika argumentasi.
4) Format & struktur tulisan yang disarankan
- Panjang ideal 800-2.500 kata, fleksibel sesuai kebutuhan substansi.
- Judul informatif, spesifik, dan idealnya tidak lebih dari 90 karakter.
- Paragraf 2-4 kalimat agar nyaman dibaca di ponsel.
- Struktur: pembuka → isu/pertanyaan → analisis → kesimpulan/rekomendasi.
- Gunakan Heading H2/H3 untuk memecah bagian.
- Tulis istilah lengkap terlebih dahulu, lalu singkatan.
- Gunakan endnote untuk UU, putusan, jurnal, dan data penting.
5) Referensi endnote [1], [2], ... dan cara menggunakannya
Kami menggunakan format endnote agar rujukan ringkas di dalam teks. Pada artikel terbit, rujukan akan tampil sebagai [1], [2], dan seterusnya.
- Di form Kirim Artikel, buka panel Referensi/Endnote.
- Klik Tambah referensi dan isi sumber.
- Klik Sisipkan Marker untuk menaruh marker di posisi kursor pada editor.
- Marker terlihat seperti
[[ref:1]]. Biarkan apa adanya. - Saat artikel tayang, marker otomatis berubah menjadi [1] dan daftar referensi muncul di bawah artikel.
Di editor:
Menurut Pasal 1 ayat (3) UUD 1945, Indonesia adalah negara hukum. [[ref:1]]
Di halaman artikel:
Menurut Pasal 1 ayat (3) UUD 1945, Indonesia adalah negara hukum. [1]
6) Hak cipta & gambar/ilustrasi
Boleh
- Cover image opsional dengan ukuran file wajar, disarankan tidak lebih dari 5MB.
- Infografik atau diagram buatan sendiri.
- Ilustrasi yang Anda miliki haknya atau berlisensi jelas.
- Gambar dibuat dengan AI, dengan syarat sumber/tool disebutkan.
Wajib dicantumkan
- Caption yang menjelaskan isi gambar dan konteksnya.
- Sumber berupa link/atribusi, situs resmi, buku, jurnal, atau keterangan dibuat dengan AI.
- Jika AI, tulis minimal: Sumber: Ilustrasi dibuat dengan AI (Nama Tool).
Penulis bertanggung jawab penuh atas keabsahan penggunaan gambar. Jika terjadi klaim, redaksi berhak menurunkan, mengganti, menyunting, atau men-takedown artikel demi kepatuhan hukum.
7) Penjelasan lengkap isian form pengiriman
| Isian | Wajib? | Penjelasan & tips |
|---|---|---|
| Kategori/Topik | Ya | Pilih 1-3 kategori paling relevan sesuai jenis artikel. Jika pilihan belum cocok, Anda dapat mengetik kategori baru. |
| Jenis Artikel | Ya | Dipilih sebelum masuk ke form penulisan. Pilihan ini memengaruhi struktur form, kategori, dan proses review. |
| Cover Image | Opsional | Upload gambar sampul agar artikel lebih menarik. Caption dan sumber biasanya diminta jika cover diunggah. |
| Caption Cover | Tergantung | Wajib diisi jika Anda mengunggah cover. Jelaskan isi gambar dan relevansinya. |
| Sumber Gambar | Disarankan | Cantumkan sumber gambar, URL/atribusi, atau keterangan dibuat dengan AI. |
| Judul | Ya | Buat judul spesifik, informatif, dan tidak terlalu panjang. |
| Slug | Opsional | Biasanya dibuat otomatis. Jika manual, gunakan huruf kecil dan tanda minus. |
| Keywords / Kata Kunci | Wajib | Maksimal 255 karakter. Isi 3-8 keyword yang relevan dan pisahkan dengan koma. |
| Ringkasan | Opsional | Tulis 2-4 paragraf ringkas agar pembaca memahami inti artikel. |
| Isi Artikel | Ya | Gunakan struktur jelas, subjudul, paragraf pendek, dan rujukan penting. |
| Referensi / Endnote | Disarankan | Tempat menuliskan daftar sumber. Setelah ditambahkan, sisipkan marker di teks. |
8) Tips agar naskah lebih berpeluang diterima
- Mulai dari isu yang jelas: jelaskan pertanyaan atau masalah hukum yang Anda jawab.
- Bangun argumen: jangan hanya merangkum pasal, jelaskan alasan dan dampaknya.
- Pakai sumber primer: UU, putusan pengadilan, peraturan lembaga, risalah resmi.
- Tambahkan minimal 1-3 rujukan kunci, idealnya lebih jika banyak klaim faktual.
- Tambahkan visual seperti diagram alur, tabel perbandingan, atau ilustrasi relevan dengan sumber.
- Pastikan nyaman dibaca di mobile: paragraf pendek dan poin penting mudah dipindai.
- Periksa ulang ejaan, tanggal, nomor peraturan, dan konsistensi istilah.
9) Setelah submit: alur review & status artikel
Setelah Anda menekan Kirim (Pending Review), artikel masuk antrian review. Redaksi dapat menyunting minor atau meminta revisi tanpa mengubah substansi utama.
10) FAQ
Apakah saya harus mencantumkan referensi?
Sangat disarankan, terutama untuk kutipan pasal/putusan, angka/data, atau klaim faktual. Gunakan panel Referensi/Endnote agar sitasi rapi dan konsisten.
Apakah boleh mengirim tulisan yang pernah saya posting di media sosial?
Boleh jika Anda adalah pemilik hak atas tulisan tersebut dan kontennya ditingkatkan: lebih rapi, ada struktur, dan rujukan. Hindari repost mentah tanpa penyesuaian.
Kenapa Keywords/Kata Kunci wajib diisi?
Kata kunci membantu pencarian, rekomendasi, dan pengarsipan tulisan. Isi dengan 3-8 keyword yang benar-benar relevan, maksimal 255 karakter, dipisahkan koma.
Bolehkah saya menggunakan AI?
Untuk naskah tulisan, mohon tidak menggunakan AI/LLM. Untuk ilustrasi/gambar, boleh, tetapi wajib mencantumkan sumber atau tool dan keterangan yang relevan.