Pergeseran Isu: Dari Kritik ke Tuduhan Pidana
Kritik ini hanya sebagian kecil dari ribuan banyak kritik yang dilontarkan kepada pemerintah lantas kenapa bisa berbalik menjadi tuntutan serius kedalam polda metro jaya. Peralihan isu ini dari yang seharusnya merupakan dialektika politik mengenai integritas pemangku jabatan atas kalimat yang mereka lontarkan diubah menjadi sengketa hukum pribadi melalui pasal pasal karet dan dalam ranah pribadi sehingga fokus pengadilan pun bergeser dari substansi kritik yang disampaikan ferry amsari menjadi pemeriksaan terhadap aspek formalitas pidana. Proses ini dikenal sebagai peralihan isu di mana masalah publik diprivatisasi untuk membungkam pengkritik.Laporan semacam ini bukan sekadar perkara biasa. Ada istilah khusus untuk pola membungkam kritik lewat jalur hukum.
Apa itu SLAPP dan kenapa Feri Amsari termasuk korban dari SLAPP?
SLAPP (Strategic Lawsuit Against Public Participation) adalah gugatan hukum yang digunakan untuk membungkam partisipasi publik, khususnya kritik terhadap kebijakan pemerintah[5]. Dalam konteks ini, Feri Amsari dapat dilihat sebagai pihak yang berpotensi menjadi korban SLAPP. Pernyataannya mengenai ketidakvalidan data swasembada pangan 2027 disampaikan dalam kapasitas akademik sebagai bentuk analisis kebijakan publik. Namun, gugatan yang diajukan oleh ribuan petani dinilai tidak menunjukkan adanya kerugian langsung yang konkret. Selain itu, penggunaan tuduhan penghasutan tanpa adanya ajakan nyata memperkuat indikasi bahwa hukum digunakan sebagai alat tekanan. Kondisi ini berpotensi menciptakan efek jera (chilling effect) yang membatasi kebebasan berpendapat di ruang publik.
Komentar
0Bagikan perspektif Anda secara sopan, relevan, dan fokus pada isi artikel. Komentar tampil setelah moderasi.
Ikut berdiskusi
Tulis tanggapan yang jelas, sopan, dan tetap pada topik pembahasan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Komentar akan muncul setelah dimoderasi.